M4V vs. MP4: Format Mana yang Lebih Baik untuk File Video?
We are all familiar with M4V and MP4. These two are popular formats, and for most of us we’ve definitely used any of them. We used it in work, school, and life for entertainment. However, there are questions associated with these two video file formats. What's the difference between these two? Is MP4 better than M4V? Which one works best for you?
Jika Anda masih mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, teruslah membaca artikel ini. Kami akan memandu Anda melalui diskusi mendalam tentang perbedaan utama keduanya dan menawarkan panduan tentang cara mengonversinya tergantung pada pilihan Anda. Jadi, mari kita mulai!
Bagian 1: M4V vs. MP4
Saat Anda melakukan streaming video daring, menonton film di ponsel pintar, atau berbagi video dengan teman, kemungkinan besar Anda pernah menemukan file dalam format MP4 atau M4V. Format ini memegang peranan penting dalam cara kita mengonsumsi dan berbagi konten multimedia di zaman sekarang. Sekarang, mari kita pahami kedua format file video ini.
Apa itu M4V?
File M4V adalah format file kontainer Video MPEG-4 M4V yang umumnya dikaitkan dengan iTunes. Saat Anda membeli atau menyewa video dari iTunes, video tersebut sering kali tersedia dalam format ini. Dikembangkan oleh Apple, file M4V cukup mirip dengan format MP4.
Kedua format tersebut didasarkan pada format wadah video MPEG-4. Namun, file M4V memiliki lapisan keamanan tambahan karena perlindungan DRM FairPlay Apple. Hal ini mencegah penayangan atau penyalinan file-file ini tanpa izin pada perangkat non-Apple. Perbedaan utama meliputi penggunaan eksklusif codec video H.264, dukungan untuk informasi bab, dan kompatibilitas dengan file audio AC3 Dolby Digital.
Apa itu MP4?
Berkas MP4 adalah format berkas video MPEG-4 yang berfungsi sebagai format video terkompresi. Berkas ini juga dapat berisi data audio atau subtitel. MP4 dibuat berdasarkan standar ISO/IEC 14496-12:2001 oleh ISO/IEC dan Motion Picture Experts Group atau MPEG.
Format ini merupakan standar internasional untuk pengkodean audio-visual. Format ini berfungsi sebagai format wadah multimedia digital yang berisi data terkompresi dan digunakan secara luas untuk mengunduh dan mengalirkan video dari internet.
Almost all video players support MP4 files, including the default MP4 players on Windows and macOS. You can easily change the association of MP4 files with a different video player if desired. Due to its compression, MP4 is portable and web-friendly, making it suitable for various devices and online streaming.
Bagian 2: Apa Perbedaan Antara MP4 dan M4V
Secara umum, format M4V pada beberapa titik sangat mirip dengan format MP4. Namun mari kita bahas lebih lanjut tentang perbedaan antara format M4V dan MP4.
Kesesuaian
Dalam hal kompatibilitas, MP4 jauh lebih fleksibel. Format ini merupakan format wadah multimedia yang didukung secara luas dan kompatibel dengan berbagai perangkat dan platform. Di sisi lain, MP4 memiliki beberapa batasan saat diputar di beberapa platform dan perangkat. Meskipun dapat diputar di perangkat Apple seperti iPhone, iPad, dan Mac, kompatibilitasnya dengan perangkat non-Apple mungkin terbatas tanpa dukungan atau konversi codec yang tepat.
Pengkodean
M4V dan MP4 menggunakan codec penyandian yang berbeda. M4V menggunakan H.264, sedangkan MP4 mendukung berbagai codec seperti MPEG-4, H.264, H.265, dan lainnya. Keduanya dapat menangani codec audio seperti MP3, AAC, atau AC3. Dari segi kualitas, keduanya serupa, tetapi file dengan penyandian H.264 mungkin sedikit lebih besar dalam hal ukuran file.
Perlindungan DRM
This is one of the primary differences between M4V and MP4. M4V files are commonly associated with DRM or Digital Rights Management protection, particularly when purchased or rented from the iTunes Store. DRM restricts the unauthorized copying, sharing, or playback of the content, usually by encrypting the file and tying it to a specific user account or device with your M4V player.
File MP4 umumnya tidak menyertakan perlindungan DRM bawaan secara default.
Kualitas video
Dalam hal kualitas video, tidak ada perbedaan besar antara MP4 dan M4V. Kedua format mendukung resolusi definisi tinggi dan bahkan definisi sangat tinggi, serta berbagai frame rate dan bitrate. Namun, karena DRM melindungi M4V, kualitas video asli, bahkan setelah beberapa kali disimpan atau ditransfer, akan tetap sama, dibandingkan dengan file MP4, tanpa DRM, kualitas video mungkin menurun karena penyimpanan dan pengunduhan berulang kali.
Bagian 3: Cara Memilih Format yang Tepat Antara M4V atau MP4
Jika berbicara tentang memilih format yang tepat antara M4V atau MP4, hal itu sangat bergantung pada pengguna dan perangkat serta platform yang mereka gunakan. Jika Anda menggunakan produk Apple, maka M4V adalah format pilihan yang jauh lebih baik karena terintegrasi dengan sistem Apple secara mulus, memastikan pemutaran yang lancar dan kompatibilitas di seluruh perangkat dan layanan Apple.
Namun, jika Anda bukan pengguna produk Apple, maka Anda disarankan untuk memilih MP4 karena menawarkan kompatibilitas yang lebih luas di berbagai perangkat dan platform dibandingkan M4V yang hanya terbatas dalam sistemnya.
Bagian 4: Konversi M4V ke MP4 Online [Gratis]
Now, if you’re a non-apple product user and you have videos in M4V format, then you can convert them to MP4 using a free online converter called FVC Free Video Converter Online. This tool is very easy to use. You don’t need to access or manipulate complex interfaces, options, and settings compared to any video converter tools. You just need to import the M4V video and select the output format you desire, and it’s done.
Step 1. First, visit their official website.
Step 2. Now, when you’re on their main interface, you can add the M4V video that you want to convert by clicking the Add Files to Convert button.
Step 3. After that, simply select MP4 from the output format options available below. Once you’ve selected your preferred output format, click Convert to initiate the conversion. The video will then be saved to your selected folder.
FVC Free Video Converter Online mendukung format output lain, seperti MP4, FLV, MKV, MOV, M4V, MTS, TS, M2TS, WMV, ASF, VOB, MP3, AAC, dan banyak lagi. Jadi, jika Anda mengonversi format video lain selain M4V, Anda dapat memanfaatkan konverter online gratis ini.
Bagian 5: FAQ tentang M4V vs. MP4
Bisakah saya memutar M4V di Samsung Smart TV saya?
Tidak. Pemutaran file M4V di Samsung Smart TV tidak dapat dilakukan karena perlindungan DRM. Namun, jika Anda ingin menonton video berformat M4V, Anda perlu mengonversinya terlebih dahulu ke MP4.
Bisakah saya mengganti nama M4V menjadi MP4?
Tidak. Meskipun M4V dan MP4 memiliki kemiripan yang hampir sama, keduanya tetap memiliki metadata atau perlindungan DRM yang berbeda, terutama jika file M4V dibeli atau disewa dari iTunes. Oleh karena itu, mengganti nama file tidak dapat menghapus perlindungan DRM atau memastikan kompatibilitas dengan semua perangkat dan pemutar. Jadi, sangat disarankan untuk menggunakan alat konversi file yang tepat untuk mengonversi M4V ke MP4 jika diperlukan.
Apakah MP4 lebih kecil dari M4V?
Terkait ukuran file antara MP4 dan M4V, banyak hal yang berbeda tergantung pada faktor-faktor seperti pengaturan enkode, durasi, dan kompleksitas konten. Namun, secara umum, hampir tidak ada perbedaan dalam ukuran file antara format MP4 dan M4V saat menggunakan parameter enkode yang sama. Penting untuk dicatat bahwa perbedaan ukuran file dapat terjadi jika codec atau pengaturan kompresi yang berbeda digunakan selama enkode.
Kesimpulan
In conclusion, while M4V and MP4 share similarities, their compatibility and DRM protection vary, and if you’re not into M4V format and want to convert it to MP4, then using a free online converter tool like FVC Free Video Converter Online can really help simplify the process. So what are you waiting for? If you haven’t decided yet, then maybe it’s the sign now. But if you’re not up to M4V, then start converting them now!



Video Converter Ultimate
Perekam Layar


